Beranda » Renungan Kematian » Nasehat Renungan Kematian Bagian Tiga Puluh empat

Nasehat Renungan Kematian Bagian Tiga Puluh empat

Derita Sesudah Mati: Renungan Tentang Alam Kubur

Kematian Bukan Akhir Perjalanan

Banyak manusia mengira bahwa kematian adalah akhir dari seluruh perjalanan hidup. Padahal dalam ajaran Islam, kematian hanyalah perpindahan dari satu alam menuju alam yang lain. Setelah seseorang meninggalkan dunia, ia akan memasuki alam barzakh, yaitu alam kubur yang menjadi tempat menunggu sebelum datangnya Hari Kiamat.

Masa tinggal seseorang di alam barzakh bisa jauh lebih lama dibandingkan kehidupan dunianya. Di sana manusia akan mulai merasakan balasan atas amal yang pernah ia kerjakan selama hidup. Ada yang mendapatkan kenikmatan dan ketenteraman, namun ada pula yang merasakan kesempitan dan siksa yang berat.

Karena itu, seorang Mukmin hendaknya menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah kesempatan untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan yang lebih panjang dan kekal.

Alam Barzakh dan Hari Pembalasan

Setiap manusia tanpa terkecuali akan melewati alam barzakh. Setelah itu akan datang Hari Kiamat, hari ketika seluruh manusia dibangkitkan dan diadili oleh Allah Ta’ala dengan keadilan yang sempurna.

Orang-orang kafir tidak mengharapkan datangnya hari tersebut. Sebab sebelum itu mereka telah merasakan sebagian hukuman dan mengetahui beratnya siksa yang menanti mereka. Adapun orang-orang yang beriman berharap mendapatkan rahmat dan ampunan Allah setelah berusaha menjalani hidup dengan iman dan amal shalih.

Peringatan Rasulullah ﷺ Tentang Siksa Kubur

Rasulullah ﷺ sangat banyak mengingatkan umatnya tentang keadaan alam kubur. Beliau menjelaskan bahwa sebagian manusia mendapatkan siksa akibat dosa-dosa yang mereka anggap ringan ketika hidup di dunia.

Di antara hadits yang masyhur adalah ketika Rasulullah ﷺ melewati dua kuburan lalu bersabda:

“Sesungguhnya kedua penghuni kubur ini sedang diazab. Dan keduanya tidak diazab karena perkara yang dianggap besar oleh manusia.”

Kemudian beliau menjelaskan bahwa salah seorang di antara keduanya suka melakukan namimah, yaitu mengadu domba dan menyebarkan perkataan untuk merusak hubungan manusia. Sedangkan yang lainnya tidak menjaga diri dari percikan air kencing ketika bersuci. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga lisan dan menjaga kesucian. Dua perkara yang sering diremehkan manusia ternyata dapat menjadi sebab datangnya siksa kubur.

Gambaran Siksa Bagi Pelaku Maksiat

Dalam sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh Samurah bin Jundub Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ dikunjungi oleh dua malaikat dalam mimpi yang benar. Beliau diperlihatkan berbagai keadaan manusia di alam barzakh.

Di antara yang beliau lihat adalah seseorang yang kepalanya dihancurkan berulang kali dengan batu besar. Setiap kali kepalanya hancur, Allah mengembalikannya seperti semula, lalu siksaan itu diulang kembali.

Dalam penjelasan hadits tersebut, Rasulullah ﷺ menerangkan bahwa orang itu adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an tetapi meninggalkannya serta tidur dari shalat wajib.

Beliau ﷺ juga diperlihatkan berbagai bentuk siksa lain yang dialami oleh para pendusta, pezina, dan pemakan riba. Mereka mendapatkan hukuman yang terus berlangsung hingga Hari Kiamat. Na’udzu billahi min dzalik.

Pelajaran yang Dapat Diambil

Berita tentang alam kubur bukanlah untuk membuat seorang Muslim berputus asa. Justru sebaliknya, semua itu merupakan bentuk kasih sayang Allah dan Rasul-Nya agar manusia segera kembali kepada jalan yang benar sebelum terlambat.

Selama seseorang masih hidup, pintu taubat masih terbuka. Dosa-dosa dapat dihapus dengan taubat yang jujur, memperbanyak amal shalih, menjaga lisan, menjaga shalat, menjauhi riba, menjaga kehormatan diri, dan berusaha istiqamah di atas ketaatan.

Seorang Mukmin yang cerdas adalah yang sering mengingat kematian dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan setelahnya. Sebab alam kubur adalah gerbang pertama menuju akhirat.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi kita dari fitnah dan adzab kubur, mengampuni dosa-dosa kita, serta menjadikan kubur kita sebagai taman dari taman-taman surga. Aamiin.

✒️ *𝑬𝒅𝒊𝒕𝒐𝒓 : 𝑨𝒅𝒎𝒊𝒏* kowpi.id

📡 𝐑𝐚𝐢𝐡 𝐚𝐦𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐥𝐢𝐡 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐛𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐢𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 , 𝐬𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐚𝐧𝐟𝐚𝐚𝐭.

  • ═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•

🖋️📖 _*KOWPI (Komunitas Waris Planning Indonesia)*_  📖🖋️

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less