Nasehat Renungan Kematian Bagian Lima
- account_circle kowpi.official@gmail.com
- calendar_month 10/10/2013
- visibility 4.299
- comment 0 komentar
- label Renungan Kematian
📋 *NASEHAT RENUNGAN KEMATIAN BAGIAN LIMA
Wahai saudaraku… kematian bukan hanya sekadar perpisahan antara ruh dan jasad. Ia adalah awal dari perjalanan besar menuju akhirat. Dan ketahuilah, sakaratul maut itu tidak sama bagi setiap orang. Bagi orang-orang yang kafir dan juga pelaku maksiat yang tidak bertaubat, keadaannya jauh lebih berat dan mengerikan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
قال الله تعالى :
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ وَمَنْ قَالَ سَأُنْزِلُ مِثْلَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۚ وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ ۖ الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنتُمْ عَنْ آيَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ
“Alangkah dahsyatnya sekiranya engkau melihat ketika orang-orang zalim berada dalam tekanan sakaratul maut, sementara para malaikat membentangkan tangan-tangan mereka seraya berkata: ‘Keluarkanlah nyawamu!’ Pada hari ini kalian dibalas dengan azab yang menghinakan, karena kalian berkata dusta terhadap Allah dan menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.” (QS. Al-An‘ām: 93)
Dalam ayat ini, para ulama tafsir seperti Ibnu Katsir menjelaskan bahwa malaikat datang dengan keras kepada orang-orang yang zalim, mencabut ruh mereka dengan penuh tekanan dan ancaman. Ini adalah gambaran betapa dahsyatnya saat-saat terakhir bagi orang yang berpaling dari kebenaran.
Allah juga berfirman:
قال الله تعالى :
وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ
“Seandainya engkau melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang kafir, sambil memukul wajah dan punggung mereka (seraya berkata): ‘Rasakanlah oleh kalian azab neraka yang membakar.’” (QS. Al-Anfāl: 50)
Ini bukan sekadar ancaman, tetapi hakikat yang akan benar-benar terjadi. Para malaikat mencabut ruh mereka dengan keras, disertai pukulan dan penghinaan—sebagai balasan atas kekufuran dan kesombongan mereka di dunia.
Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan dengan sangat jelas dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dari Al-Barā’ bin ‘Āzib radhiyallahu ‘anhu:
إِنَّ الْعَبْدَ الْكَافِرَ – وَفِي رِوَايَةٍ: الْفَاجِرَ – إِذَا كَانَ فِي انْقِطَاعٍ مِنَ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنَ الْآخِرَةِ، نَزَلَ إِلَيْهِ مِنَ السَّمَاءِ مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ، سُودُ الْوُجُوهِ، مَعَهُمْ الْمُسُوحُ مِنَ النَّارِ… فَيَقُولُ: أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْخَبِيثَةُ، اخْرُجِي إِلَى سَخَطٍ مِنَ اللَّهِ وَغَضَبٍ… فَيَنْتَزِعُهَا كَمَا يُنْتَزَعُ السَّفُّودُ مِنَ الصُّوفِ الْمَبْلُولِ، فَتَتَقَطَّعُ مَعَهَا الْعُرُوقُ وَالْعَصَبُ…
“Sesungguhnya seorang hamba yang kafir (dalam riwayat lain: fajir), ketika ia berada di akhir kehidupannya di dunia dan menghadap ke akhirat, turun kepadanya malaikat-malaikat yang keras lagi bengis, berwajah hitam… Lalu malaikat maut berkata: ‘Wahai jiwa yang buruk, keluarlah menuju murka dan kemarahan Allah.’ Maka ruhnya tercerai-berai di dalam jasadnya, lalu dicabut seperti besi berduri yang ditarik dari wol basah, hingga terputuslah urat dan sarafnya…” (HR. Ahmad)
Wahai saudaraku… gambaran ini bukan untuk menakut-nakuti tanpa tujuan. Ini adalah peringatan agar kita tidak meremehkan dosa dan tidak menunda taubat.
Karena sesungguhnya, siapa yang hidup di atas ketaatan, maka ia berharap akhir yang baik. Dan siapa yang terbiasa dalam maksiat tanpa taubat, maka hendaknya ia takut akan akhir yang buruk.
Maka sebelum datang saat yang tidak bisa ditolak itu…
segeralah kembali kepada Allah.
Perbaiki shalat, luruskan tauhid, tinggalkan maksiat, dan perbanyak taubat.
Semoga Allah melembutkan hati kita, menjaga kita dari su’ul khatimah, dan menutup hidup kita dengan husnul khatimah.
✒️ *𝑬𝒅𝒊𝒕𝒐𝒓 : 𝑨𝒅𝒎𝒊𝒏* kowpi.id
📡 𝐑𝐚𝐢𝐡 𝐚𝐦𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐥𝐢𝐡 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐛𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐢𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 , 𝐬𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐚𝐧𝐟𝐚𝐚𝐭.
- ═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•
🖋️📖 _*KOWPI (Komunitas Waris Planning Indonesia)*_ 📖🖋️

Saat ini belum ada komentar