Beranda » Renungan Kematian » Renungan Nasehat Kematian Bagian Delapan

Renungan Nasehat Kematian Bagian Delapan

🕊️ Hari-Hari yang Berlalu Sedang Membawa Kita Menuju Kematian

Wahai saudaraku…
setiap manusia yang hidup di dunia ini telah ditentukan ajalnya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Umur kita telah ditetapkan, napas kita telah dihitung, dan perjalanan hidup ini sedang bergerak menuju akhirnya.

Hari demi hari berlalu…
bulan berganti bulan…
tahun demi tahun terus berjalan…

Dan tanpa kita sadari, semua itu sejatinya sedang mendekatkan kita kepada kematian.

Namun sangat disayangkan, kebanyakan manusia justru lalai dari hakikat ini. Banyak yang sibuk mengejar dunia, tenggelam dalam urusan yang fana, hingga lupa bahwa akhirat adalah negeri yang kekal selamanya.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا ۝ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ

“Tetapi kalian lebih memilih kehidupan dunia, padahal akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”
(QS. Al-A‘lā: 16–17)

Ayat ini menjadi teguran lembut bagi hati-hati yang mulai terlena oleh dunia. Sebab dunia, seindah apa pun, tetaplah sementara. Sedangkan akhirat adalah kehidupan yang abadi.

Jika seseorang mau merenung sejenak, melihat orang-orang di sekitarnya, niscaya ia akan sadar bahwa kematian begitu dekat.

Betapa banyak orang yang dahulu hidup bersama kita…
kini telah mendahului menuju alam kubur.

Ada yang ditinggal ayahnya…
ibunya…
kakeknya…
saudaranya…
bahkan ada yang harus kehilangan anak dan cucunya.

Demikian pula tetangga, sahabat sekolah, teman bermain, rekan kerja—sedikit demi sedikit mereka pergi meninggalkan dunia ini.

Dan suatu hari… giliran kita pun akan tiba.

Maka renungkanlah nasihat yang sangat agung dari sahabat Nabi ﷺ, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Beliau berkata:

ارْتَحَلَتْ الدُّنْيَا مُدْبِرَةً وَارْتَحَلَتْ الْآخِرَةُ مُقْبِلَةً وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بَنُونَ فَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الْآخِرَةِ وَلَا تَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الدُّنْيَا فَإِنَّ الْيَوْمَ عَمَلٌ وَلَا حِسَابَ وَغَدًا حِسَابٌ وَلَا عَمَلٌ

“Dunia sedang pergi menjauh, sedangkan akhirat sedang datang mendekat. Masing-masing memiliki pengikut. Maka jadilah kalian pengikut akhirat dan jangan menjadi pengikut dunia. Karena hari ini adalah waktu beramal tanpa hisab, sedangkan esok adalah hisab tanpa amal.”
(HR. Al-Bukhari)

Inilah nasihat yang lahir dari hati para sahabat Nabi ﷺ—orang-orang yang paling memahami hakikat dunia dan akhirat.

Wahai saudaraku…
selama pintu taubat masih terbuka, maka jangan tunda untuk kembali kepada Allah.

Perbaiki shalat…
perbanyak dzikir…
ringankan tangan untuk bersedekah…
dan gunakan sisa umur untuk amal yang bermanfaat.

Karena kelak, yang menemani kita di alam kubur bukan harta, jabatan, atau pujian manusia… tetapi amal kita sendiri.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang lebih mencintai akhirat daripada dunia, dan menutup hidup kita dengan husnul khatimah.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

✒️ *𝑬𝒅𝒊𝒕𝒐𝒓 : 𝑨𝒅𝒎𝒊𝒏* kowpi.id

📡 𝐑𝐚𝐢𝐡 𝐚𝐦𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐥𝐢𝐡 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐛𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐢𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 , 𝐬𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐚𝐧𝐟𝐚𝐚𝐭.

  • ═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•

🖋️📖 _*KOWPI (Komunitas Waris Planning Indonesia)*_  📖🖋️

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less