Renungan Nasehat Kematian Bagian Sembilan
- account_circle kowpi.official@gmail.com
- calendar_month 28/09/2013
- visibility 1.637
- comment 0 komentar
- label Renungan Kematian
🕊️ Ketika Ruh Seorang Mukmin Dijemput Dengan Kemuliaan
Wahai saudaraku…
Masihkah engkau mengingat detik-detik ketika orang yang engkau cintai meninggalkan dunia ini?
Mungkin ayahmu…
ibundamu…
kakek atau nenekmu…
atau mungkin sahabat dan kerabatmu…
Engkau melihat wajah mereka di akhir hayatnya. Ada yang tenang, ada yang berkeringat, ada yang memandang jauh seakan melihat sesuatu yang tidak kita lihat.
Lalu pernahkah kita bertanya dalam hati…
apa sebenarnya yang mereka hadapi saat itu?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan kepada kita tentang keadaan seorang mukmin ketika sakaratul maut menjemputnya. Dalam hadits yang agung, beliau bersabda:
إِنَّ الْعَبْدَ الْمُؤْمِنَ إِذَا كَانَ فِى انْقِطَاعٍ مِنَ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنَ الآخِرَةِ نَزَلَ إِلَيْهِ مَلاَئِكَةٌ مِنَ السَّمَاءِ بِيضُ الْوُجُوهِ كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الشَّمْسُ، مَعَهُمْ كَفَنٌ مِنْ أَكْفَانِ الْجَنَّةِ وَحَنُوطٌ مِنْ حَنُوطِ الْجَنَّةِ…
“Sesungguhnya seorang hamba mukmin ketika akan meninggalkan dunia dan menuju akhirat, turun kepadanya malaikat-malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya seperti matahari. Mereka membawa kafan dari surga dan wewangian dari surga…” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Subhanallah…
betapa mulianya seorang mukmin di akhir kehidupannya.
Para malaikat itu duduk sejauh mata memandang. Kemudian Malaikat Maut datang dan duduk di dekat kepalanya, lalu berkata:
أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطَّيِّبَةُ اخْرُجِى إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ
“Wahai jiwa yang baik, keluarlah menuju ampunan dan keridhaan Allah.”
Maka ruh seorang mukmin keluar dengan lembut dan mudah, sebagaimana tetesan air yang mengalir dari mulut bejana.
Kemudian para malaikat membawanya naik ke langit dengan penuh penghormatan. Bahkan setiap malaikat yang dilewati akan berkata:
“Ruh siapakah ini? Betapa harum wanginya…”
Lalu disebutlah namanya dengan nama terbaik yang dahulu dikenal di dunia.
Wahai saudaraku…
Ini adalah kabar gembira bagi orang-orang yang menjaga tauhidnya, memperbaiki shalatnya, menjaga lisannya, dan bersungguh-sungguh dalam taubat serta amal shalih.
Namun perlu dipahami, meskipun ruh seorang mukmin keluar dengan penuh kemuliaan, bukan berarti ia tidak merasakan sakitnya kematian. Rasulullah ﷺ sendiri merasakan beratnya sakaratul maut.
Karena itu para ulama menjelaskan: kemuliaan akhir hayat bukan berarti hilangnya rasa sakit, tetapi adanya pertolongan, ketenangan, dan kabar gembira dari Allah bagi hamba-Nya yang beriman.
Maka persiapkanlah diri kita…
karena suatu hari, kita pun akan menghadapi saat itu.
Semoga Allah menjadikan akhir hidup kita dipenuhi ketenangan, dimuliakan para malaikat, dan diwafatkan di atas iman serta sunnah.
اللهم أحسن خاتمتنا
“Ya Allah, perbaikilah akhir kehidupan kami.”
✒️ *𝑬𝒅𝒊𝒕𝒐𝒓 : 𝑨𝒅𝒎𝒊𝒏* kowpi.id
📡 𝐑𝐚𝐢𝐡 𝐚𝐦𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐥𝐢𝐡 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐛𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐢𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 , 𝐬𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐚𝐧𝐟𝐚𝐚𝐭.
- ═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•
🖋️📖 _*KOWPI (Komunitas Waris Planning Indonesia)*_ 📖🖋️

Saat ini belum ada komentar