Beranda » Renungan Kematian » Nasehat Renungan Kematian Bagian Tigabelas

Nasehat Renungan Kematian Bagian Tigabelas

🕊️ Detik-Detik Kematian: Awal Perjalanan Menuju Alam Akhirat

Wahai saudaraku yang dimuliakan Allah…

Di antara saat paling dahsyat dalam kehidupan manusia adalah detik-detik ketika ruh mulai dicabut dari jasadnya.

Itulah waktu yang sangat menentukan.
Waktu perpindahan dari alam dunia yang selama ini ia lihat, ia cintai, dan ia kenal… menuju alam ghaib yang belum pernah ia saksikan sebelumnya.

Ketika itu manusia mulai memasuki alam barzakh, sebuah kehidupan baru yang penuh dengan kejadian besar dan menggetarkan hati.

Di saat-saat itulah tabir mulai dibuka.

Manusia akan melihat malaikat…
mendengar perkataan mereka…
dan mengetahui ke mana akhir perjalanannya.

Karena kalimat pertama yang ia dengar dari malaikat adalah kabar tentang kebahagiaan abadi atau kesengsaraan yang panjang.

Jika seorang hamba hidup di atas iman, tauhid, dan ketaatan kepada Allah, maka malaikat maut akan datang dengan membawa kabar yang menenangkan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطَّيِّبَةُ اخْرُجِي إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ

“Wahai jiwa yang baik, keluarlah menuju ampunan Allah dan keridhaan-Nya.”
(HR. Ahmad, dishahihkan Al-Albani)

Betapa indah kalimat ini…

Kalimat yang menjadi awal ketenangan bagi seorang mukmin.
Kalimat yang menandakan bahwa Allah meridhainya dan menyiapkan rahmat-Nya untuk dirinya.

Namun sebaliknya, apabila seseorang hidup dalam kekafiran, kesyirikan, atau terus-menerus tenggelam dalam dosa tanpa taubat, maka detik kematiannya menjadi sangat mengerikan.

Malaikat berkata:

أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْخَبِيثَةُ اخْرُجِي إِلَى سَخَطٍ مِنَ اللَّهِ وَغَضَبٍ

“Wahai jiwa yang buruk, keluarlah menuju kemurkaan Allah dan kemarahan-Nya.”
(HR. Ahmad, dishahihkan Al-Albani)

Na’udzubillah…

Kalimat itu menjadi awal kesengsaraan panjang sebelum datangnya azab yang lebih besar di akhirat kelak.

Karena itu para ulama salaf sangat takut terhadap su’ul khatimah. Mereka bukan hanya takut mati, tetapi takut jika meninggal dalam keadaan Allah murka kepada mereka.

Wahai saudaraku…

Tidak ada seorang pun yang tahu kapan malaikat maut akan datang menjemputnya.

Mungkin hari ini…
mungkin malam nanti…
atau mungkin ketika seseorang sedang merasa sehat dan kuat.

Maka jangan tunda taubat.

Perbaikilah:

  • tauhid kita,
  • shalat kita,
  • lisan kita,
  • hubungan kita dengan orang tua,
  • dan amal-amal tersembunyi antara kita dengan Allah.

Karena yang menentukan bukan bagaimana kita hidup semata…
tetapi bagaimana kita menutup kehidupan ini.

Semoga Allah menjadikan akhir ucapan kita:

لَا إِلٰهَ إِلَّا الله

dan mengaruniakan kepada kita husnul khatimah.

اللهم اجعل خير أعمالنا خواتيمها وخير أيامنا يوم نلقاك
“Ya Allah, jadikanlah penutup amal kami sebagai amal terbaik, dan jadikan hari terbaik kami adalah hari ketika kami berjumpa dengan-Mu.”

✒️ *𝑬𝒅𝒊𝒕𝒐𝒓 : 𝑨𝒅𝒎𝒊𝒏* kowpi.id

📡 𝐑𝐚𝐢𝐡 𝐚𝐦𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐥𝐢𝐡 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐛𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐢𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 , 𝐬𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐚𝐧𝐟𝐚𝐚𝐭.

  • ═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•

🖋️📖 _*KOWPI (Komunitas Waris Planning Indonesia)*_  📖🖋️

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less